HIDROCEFALUS
1. Pengertian
1.
Hidrocefalus adalah berlebihnya produksi cairan serebro spinal dalam susunan ventrikel dan atau dalam ruang subarakhnoid.
2.
Hidrocefalus adalah suatu keadaan patologis otak yang
mengakibatkan bertambahnya cairan serebro spinal dengan
atau tekanan intrakranial meninggi
sehingga terdapat pelebaran ruang tempat mengalirnya
cairan serebro spinal(Darsono 2005).
3.
Pelebaran ventrikuer ini akibat ketidak
seimbangan antara produksi dan absorbsi cairan serebrospinal,Hidrosepalus
selalu bersifat sekunder sebagai akibat penyakit atau kerusakan otak,adanya
kelainan-kelainan tersebut menyebabkan kepala menjadi besar serta terjadi
pelebaran sutura-sutura dan ubun-ubun(DeVito et al,2007)
2. Sejarah
penyakit
Kita mengenal “Hydrocephalus” sebagai suatu
kelainan yang biasanya terjadi pada bayi, dan ditandai dengan membesarnya
kepala melebihi ukuran normal. Dalam keadaan normal, tubuh memproduksi cairan
otak (Cairan Serebro Spinal = CSS) dalam jumlah tertentu, untuk kemudian
didistribusikan dalam ruang-ruang ventrikel otak, sampai akhirnya diserap
kembali. Dalam keadaan dimana terdapat ketidakseimbangan antara produksi dan
penyerapan kembali, terjadi penumpukan cairan otak di ventrikel.
3. Penyebab
Hydrosephalus dapat
disebabkan oleh kelebihan atau tidak cukupnya penyerapan CSF pada otak atau
obstruksi yang muncul mengganggu sirkulasi CSF di sistim ventrikuler. Kondisi
diatas pada bayi dikuti oleh pembesaran kepala. Obstruksi pada lintasan yang
sempit (Framina Monro, Aquaductus Sylvius, Foramina Mengindie dan luschka )
pada ventrikuler menyebabkan hidrocephalus yang disebut : Noncomunicating
(Internal Hidricephalus)
Obstruksi biasanya
terjadi pada ductus silvius di antara ventrikel ke III dan IV yang diakibatkan
perkembangan yang salah, infeksi atau tumor sehingga CSF tidak dapat
bersirkulasi dari sistim ventrikuler ke sirkulasi subarahcnoid dimana secara
normal akan diserap ke dalam pembuluh darah sehingga menyebabkan ventrikel
lateral dan ke III membesar dan terjadi kenaikan ICP.
Type lain dari
hidrocephalus disebut : Communcating (Eksternal Hidrocephalus)
dimana sirkulasi cairan dari sistim ventrikuler keruang subarahcnoid
tidak terhalangi, ini mungkin disebabkan karena kesalahan absorbsi cairan oleh
sirkulasi vena. Type hidrocephalus terlihat bersama – sama dengan malformasi
cerebrospinal sebelumnya.
penyebab lain dari hidrocepalus,yaitu:
1.
Kelainan bawaan
a.
Stenosis Akuaduktus Sylvii
b.
Spina bifida dan kranium bifida
Berhubungan
dengan sindrom Arnold-Chiari akibat tertariknya medula spinalis dengan medula
oblongata dan serebelum dimana letaknya lebih rendah dari foramen magnum.
c.
Sindrom Dandy-Walker
Atresia
kongenital foramen luscha dan mangendie dengan akibat hidrocepalus obstruktif
dengan pelebaran sistem ventrikel.
d.
Kista Arakhnoid
Dapat terjadi
secara kongenital atau oleh karena trauma sekunder atau karena suatu hematom.
e.
Anomali pembuluh darah
2.
Infeksi
Akibat dari
infeksi dapat terjadi perlekatan meningen sehingga dapat terjadi obliterasi
ruang subarakhnoid.
3.
Neoplasma
Hidrocefalus
oleh obstruksi mekanis yang dapat terjadi disetiap tempat aliran cairan
serebrospinal.
4.
Perdarahan
Terjadi
perdarahan dalam otak sebelum atau sesudah lahir yang dapat menyebabkan
fibrosis leptomeningen terutama pada daerah basal otak.
4.
Klasifikasi
Klasifikasi
Hidrosefalus tergantung pada faktor yang berkaitan dengannya,berdasarkan:
- Gambaran klinis: Hidrosefalus Manifes (Overt
hydrocephalus) dan Hirosefalus tersembunyi (Occult Hydrocephalus)
- Waktu pembentukan : Hidrosefalus kongenital dan
Akuisita
- Proses terbentuknya : Akut dan Kronis
- Sirkulasi CSS : Komunikans
dan non komunikans
Hidrosephalus pada anak atau bayi pada dasarnya dapat di bagi dua ;
a.
Kongenital
Merupakan Hidrosephalus yang sudah diderita sejak bayi dilahirkan, sehingga ;
·
Pada saat lahir keadaan otak bayi terbentuk kecil
·
Terdesak oleh banyaknya cairan didalam kepala dan tingginya
tekanan intrakranial sehingga pertumbuhan sel otak terganggu.
b.
Di dapat
Bayi atau anak mengalaminya pada saat sudah besar, dengan penyebabnya adalah
penyakit – penyakit tertentu misalnya trauma, TBC yang menyerang otak dimana
pengobatannya tidak tuntas.
5. Tanda dan
Gejala
1.
Ukuran kepala membesar
2.
Fontanel dan sutura melebar
3.
Dahi menonjol
4.
Sunset eyes
5.
Strabismus
6.
Irritable
7.
Letargi
8.
High pitched cry
9.
Kegagalan tumbuh
10.
Penurunan fungsi motorik
6.
Gambaran
Kinik
a.
pembesaran tengkorak (Biasanya terjadi pada bayi)
b.
Muntah
c.
Nyeri kepala
d.
Ubun-ubun besar melebar
e.
Cracked spot sign
f.
Bola mata terdorong kebawah dan memberikan efek sunset appearance
g.
Pergerakan bola mata yang tidak teratur
h.
Gangguan kesadaran
i.
Kejang
j.
Gangguan pusat vital
7. Patofisiologi
8. Penatalaksanaan
1.
Medik
Ada tiga
prinsip pengobatan hidrocefalus
a.
Mengurangi produksi cairan serebrospinal dengan merusak sebagian
pleksus koroidalis.
b.
Memperbaiki hubungan antara tempat produksi cairan serebrospinal
dengan tempat absorpsi (ventrikulosisternostomi).
c.
Pengeluaran cairan serebrospinal dengan tehnik drainase (holter
valve)
2.
Keperawatan
Pasien
hidrocefalus memerlukan perawatan khusus
karena adanya kerusakan saraf yang menimbulkan gangguan kesadaran, pada keadaan
lanjut bisa menyebabkan gangguan fungsi vital.
a.
Gangguan neurologis
Dalam keadaan
kejang pasien diberikan cairan infus dextrose 5% atau 10% dan NaCl 0,9%. Pemberian
makanan dilakukan dengan pemasangan sonde, sedangkan pemberian minuman dapat
dilakukan dengan menggunakan dot atau sendok secara bergantian.
b.
Risiko dekubitus
Karena ukuran
kepala membesar, maka pergerakan kepala terbatas yang menyebabkan posisi kepala
tidak berubah atau susah untuk dirubah maka dipertimbangkan pemberian bantal
lembut dan memperhatikan agar kulit kepala tetap kering. Buatkan bantal yang
berbentuk cincin . apabila kepala sudah mulai memerah maka harus lebih sering
dirubah.
c.
Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai penyakit
Orang tua
diberi penjelasan bahwa penyakit ini susah untuk sembuh dan pengobatannya
sangat sukar untuk sembuh. Perlu juga dijelaskan bahwa kemungkinan akan terjadi
gangguan perkembangan.
9. Dignosis
Disamping dari pemeriksaan fisik,gambaran
klinik yang samar-samar maupun yang khas,kepastian diagnosis Hidrosefalus dapat
ditegakan dengan menggunakan alat-alat radiologi yang canggih.CT scan dan MRI
dapat memastikan diagnosis Hidrosefalus dalam waktu yang relatif singkat.CT scan
merupakan cara yang aman dan dapat diandalkan untuk membedakan Hidrosefalus
dari penyakit lain yang juga menyebabkan pembesaran kepala abnormal,serta untuk
identifikasi tempat obstruksi aliran CSS (Darsono,2005)
10. Pertumbuhan lingkar kepala normal usia 1 bulan – 5 tahun
|
No
|
Umur
|
Lingkar kepala
|
|
1
|
1 bulan
|
|
|
2
|
2 bulan
|
35 – 41 cm
|
|
3
|
3 bulan
|
37 – 43 cm
|
|
4
|
4 bulan
|
38 – 44 cm
|
|
5
|
5 bulan
|
39 – 45 cm
|
|
6
|
6 bulan
|
40 – 46 cm
|
|
7
|
7 bulan
|
40,5 – 46,5 cm
|
|
8
|
8 bulan
|
41,5 – 47,5 cm
|
|
9
|
9 bulan
|
42 – 48 cm
|
|
10
|
10 bulan
|
42,5 – 48,5 cm
|
|
11
|
11 bulan
|
43 – 49 cm
|
|
12
|
12 bulan
|
43,5 – 49,5 cm
|
|
13
|
15 bulan
|
44 – 50 cm
|
|
14
|
1,5 tahun
|
44,5 – 50,5 cm
|
|
15
|
2 tahun
|
45 – 51 cm
|
|
16
|
2,5 tahun
|
45,5 – 52,5 cm
|
|
17
|
3 tahun
|
46 – 53 cm
|
|
18
|
3,5 tahun
|
46,5 – 53,5 cm
|
|
19
|
4 tahun
|
47 – 53,8 cm
|
|
20
|
4,5 tahun
|
47,5 – 53,8 cm
|
|
21
|
5 tahun
|
47,8 – 54 cm
|
11. Diagnosis banding
kepala
dapat terjadi pada hidrosefalus,makrosefali,tumor otak,abses otak,granoloma
intrakranial,dan hematoma subdural perinatal,hidranesefali.hal-hal tersebut
dijumpai terutama pada bayi dan anak-anak berumur kurang dari 6 tahun.
12. Prognosis
Hidrosefalus yang tidak diterapi akan menimbulkan gejala
sisa,gangguan neurologis serta kecerdasan.Dari kelompok yang tidak
diterapi,50-70% akan meninggal karna penyakitnya sendiri atau akibat infeksi
berulang,atau oleh karena aspirasi pneunomia.namun bila prosesnya
berhenti(arrestd hidrocepalus) sekitar 40% anak akan mencapai kecerdasan yang
normal(Allan H.Ropper,2005)
Pada
kelompok yang dioperasi,angka kematian 7%.setelah operasi sekitar 51% kasus
mencapai fungsi normal dan sekitar 16% mengalami retardasi mental
ringan.adlah penting sekali anak Hirosefalus mendapat tindak lanjut jangka
panjang dengan kelompok multidiosipliner (Darsono,2005)
DAFTAR PUSTAKA
1. Muslihatun
wafi nur.2010.asuhan neonatus bayi dan balita.cetakkan
pertama.fitramaya.yogyakarta
2. DrsMed. Fakultas Kedokteran
Universitas Riau. 2009
3. Darsono,2005
4. askeb-hidrocepalus.06/04/2011